• E-mail Palsu Mengatasnamakan CBN   • Libur Memperingati Hari Natal   • Fasilitas Gratis Baru E-mail Spooling Filtering
  NEWS | TECH |JOB |TRAVEL |SHOPPING |ENTERTAINMENT |HEALTH |MAN |WOMAN| MAP |  
 
Headline | Hot Topic | Politics | Economy | General | Sports | Regional | Law & Crime
 
   
Hot Topic  
 






Persaingan Menuju Pilpres 2014 Telah Dimulai
Hot Topic Mon, 23 Apr 2012 15:02:00 WIB

Suhu politik di Tanah Air sudah 'menghangat' dan sebagai seorang yang sudah menjabat dua kali, Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY dipastikan tidak akan mencalonkan kembali. Hal ini terkait dengan undang-undang yang mengatur jabatan presiden hanya boleh menjabat dua periode saja. Namun, genderang perang untuk menggantikan SBY tampaknya sudah dimulai. Beberapa partai politik, baik besar maupun menengah, sudah mulai menggadang-gadang para calonnya dan menyusun strategi untuk memenangi pemilihan umum presiden (pilpres) yang akan berlangsung pada tahun 2014 nanti.

Persaingan menuju RI-1 tampaknya sudah dimulai. Meski pilpres baru akan berlangsung dua tahun dari sekarang, namun beberapa partai sudah sibuk menyambutnya. Salah satu partai yang saat ini tengah sibuk mempersiapkan diri untuk bertarung di pilpres adalah Partai Golkar. Partai yang dikomandoi Aburizal Bakrie ini mulai melakukan dan menyusun berbagai langkah untuk menyambut pesta akbar pemilihan kursi RI-1, termasuk mengusung sang Ketua Umum sebagai calon presiden 2014.

Meski di internal Golkar ada penolakan dan keinginan sejumlah pihak dari internal yang menghendaki adanya konvensi, seperti yang berlangsung di Golkar selama ini, namun, partai ini sepertinya sudah bulat akan mengusung Aburizal Bakrie sebagai calon presiden dari partai beringin tersebut. Hal ini bisa dilihat dari dipercepatnya Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Golkar, yang biasa berlangsung bulan Oktober menjadi bulan Juli.

Percepatan Rapimnas ini ditengarai sebagai salah satu cara untuk memperkuat pengusungan Aburizal Bakrie sebagai calon presiden dari Partai Golkar. Akan tetapi, bukan hanya Golkar yang sudah mulai mengusung calon presiden, partai lain juga sepertinya sudah mulai mengelus 'jagoan'-nya, termasuk Partai Amanat Nasional (PAN), yang sudah memberikan sinyal untuk mengusung Hatta Rajasa sebagai calon presiden.

Selain Golkar dan PAN, Partai Gerindra yang baru mengikuti pemilihan umum, sudah memastikan mengusung Prabowo Subianto untuk menghadapi para rival di pilpres. Pada pilpres sebelumnya Prabowo Subianto yang berpasangan dengan Megawati Soekarnoputri, harus mengakui keunggulan SBY-Boediono. Selain itu, Partai PDI-Perjuangan, tampaknya akan kembali mengusung Megawati Soekarnopuri, meski beliau sudah mengalami dua kali kekalahan.

Sementara itu, untuk partai lain, termasuk partai pemenang Pemilu 2009, Partai Demokrat, sampai saat ini belum menyatakan secara pasti siapa yang akan diusungnya. Akan tetapi, beberapa nama disebutkan masuk dalam bursa calon presiden dari Partai Demokrat, termasuk Hatta Rajasa, Dahlan Iskan, Pramono Edhi Prabowo, sampai dengan Djoko Suyanto. Namun, dari beberapa nama, beberapa pengamat menduga bahwa Demokrat akan mengusung Hatta Rajasa, yang notebene adalah besan SBY.

Selain nama-nama yang telah disebutkan diatas, ada nama yang kini bisa menjadi pengganjal Aburizal Bakrie dalam mencalonkan diri jadi presiden, yaitu Jusuf Kalla maupun Akbar Tanjung. Seperti pernah diungkapkan oleh Jusuf Kalla yang juga mantan wakil presiden SBY, beliau bersedia untuk dicalonkan menjadi presiden. Sementara untuk Akbar Tanjung, meski tidak secara eksplisit untuk ikut serta dalam pertarungan RI-1, Akbar Tanjung adalah orang yang mengharapkan Golkar mengadakan konvensi untuk menjaring calon presidennya.

Sedangkan untuk partai lain, termasuk PKS akan menunggu hasil dari pemilu legislatif. Menurut partai ini, bila memang mampu mendapatkan suara yang signifikan, kemungkinan besar mereka akan mengusung calon dari kadernya sendiri. Beberapa nama, termasuk Hidayat Nur Wahid, yang sekarang ikut dalam pemilukada DKI masuk dalam bursa; dan Tiffatul Sembiring, Menkominfo; sampai dengan Mahfud MD, yang saat ini Ketua MK. Ketiga nama ini, mulai dielus-elus atau dijagokan oleh PKS untuk ikut dalam pertarungan pilpres 2014.

Selain partai yang sudah eksis, ada partai baru yang diramalkan akan masuk dalam jajaran partai menengah, yaitu Partai Nasional Demokrat (NasDem), yang didirikan oleh Surya Paloh. Banyak yang menduga, bos MetroTV itu memang 'sengaja' mendirikan partai NasDem yang akan digunakan sebagai 'kuda tunggangan' untuk ikut dalam 'pertarungan 2014'.

Selain nama-nama yang telah disebutkan ada juga beberapa nama yang disebut-sebut akan bertarung memperebutkan kursi calon presiden 2014, seperti Sri Mulyani Indrawati yang dijagokan Partai SRI, Hutomo Mandala Putra atau Tommy Soeharto, dan masih banyak lagi. Dan, dengan tidak 'beredar'-nya SBY pada tahun 2014 nanti, beberapa pengamat maupun survei, menyebutkan bahwa persaingan di pilpres 2014 akan cair dan berlangsung seru. Dari berbagai survei, terlihat persaingan akan berlangsung ketat, tidak seperti pilpres sebelumnya, yang mana SBY seperti tidak memiliki lawan.

Namun, bagi masyarakat, siapapun yang menjadi presiden kelak yang menggantikan SBY, diharapkan mampu membawa bangsa dan negara ini ke gerbang kemakmuran dan kemajuan. (ydn)

Sumber: CBN




Other articles

Seriusi Penanganan Geng Motor!
Tue, 17 Apr 2012 14:21:00 WIB
Oase Melegakan Presiden SBY, Dahlan Dituding “Akrobat Politik”
Tue, 03 Apr 2012 08:51:00 WIB
Kata Dhana
Masih Banyak Gayus Lain

Mon, 05 Mar 2012 10:01:00 WIB

 

 
CBN Majalah Biskom Galih & Co Law Firm RiauInfo.com
 
 
1.100
perhari pertumbuhan jumlah kendaraan di Jakarta berdasarkan catatan Pemprov DKI Jakarta

(Majalah Area)
 
Currency Rate
 
Thu, 23 May 2013 11:08:00 WIB
 SALEBUY
USD9920.009620.00
SGD7748.827708.82
HKD1265.001258.60
AUD9584.259257.25
JPY96.8693.16
EUR12766.7512352.75
Source: BCA
 
Weather
 
Thu, 23 May 2013 07:30:00 WIB
Jakarta24-33°C
Denpasar25-32°C
Surabaya25-33°C
Medan24-35°C
Makassar24-32°C
Bandung21-31°C
Source: bmg.go.id