• E-mail Palsu Mengatasnamakan CBN   • Libur Memperingati Hari Natal   • Fasilitas Gratis Baru E-mail Spooling Filtering
  NEWS | TECH |JOB |TRAVEL |SHOPPING |ENTERTAINMENT |HEALTH |MAN |WOMAN| MAP |  
 
Headline | Hot Topic | Politics | Economy | General | Sports | Regional | Law & Crime
 
   
Law and Crime  
 




lensaindonesia.com

Jadi Tersangka Korupsi, Mantan Menkes Ngaku Hanya Korban Sistem
Law and Crime Thu, 26 Apr 2012 08:40:00 WIB

Mantan Menteri Kesehatan (Menkes) Siti Fadillah mengaku kecewa dengan penetapan status tersangka kepada dirinya. Hal itu diungkapkan saat menggelar konferensi pers Rabu (25/4/12) di kediamannya di Kompleks Billy Moon, Jl Kelapa Hijau 2 Blok Q4 No.12 Duren Sawit, Jakarta Timur.

Menurutnya, dia merasa menjadi korban atas sistem hukum yang berlaku saat ini. Pasalnya, dia mengakui, jika selama menjadi Menteri Kesehatan, dia sudah menjalankan aturan yang berlaku.

“Selama sistem masih seperti ini, korban akan jatuh terus,” ujar Siti Fadillah kepada wartawan.

Selain itu, menurutnya, ada pihak-pihak tertentu yang sengaja mengarahkan dan menggiring opini agar dia terjerat dalam kasus dugaan korupsi dalam proyek pengadaan alat kesehatan di Depkes.

Bahkan, dia mengaku bingung lantaran hanya kementeriannya saja yang selalu dikejar-kejar aparat penegak hukum. Dia mengatakan, banyak kementerian dengan anggaran besar yang berpotensi korupsi, namun tidak tersentuh sama sekali. “Seperti proyek-proyek di Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Serta Departemen Agama,” paparnya.

“Depdikbud itu dananya 10 kali lipat dari Depkes, tapi kenapa tidak ada suaranya. Itu kenapa? Departemen Agama. Mereka itu kenapa nyisirnya proyek-proyek di Depkes? Apakah mereka juga nyisir Depdikbud dan Depag?,” tegasnya.

“Ya sistemnya memang seperti itu,” katanya.

Dia mengungkapkan, jika selama ini dirinya hanya dimanfaatkan oleh bawahannya ketika menjadi menteri. “Banyak. Kadang-kadang nama saya digunakan, disuruh Bu Siti. Padahal tidak,” ungkapnya.

Padahal, sejak menjadi Menkes dia mengeluarkan warning agar saudara dan keluarganya tidak ikut-ikutan dalam proyek. Itu dilakukan agar keluarga dan saudaranya tidak terjebak dalam sistem.

Seperti diketahui, Siti Fadilah telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan alat kesehatan pada tahun 2005 oleh Mabes Polri. @agus

Sumber: lensaindonesia.com




Other articles

Mobil Dibobol di Parkiran Ambasador, 2 HP & 2 Laptop Lenyap
Wed, 25 Apr 2012 14:17:00 WIB
Todong Korban dengan Sangkur, Perampok Motor di Ciputat Didor Polisi
Wed, 25 Apr 2012 11:56:00 WIB
Polisi Gagalkan Penyelewengan 40 ton BBM Bersubsidi
Wed, 25 Apr 2012 11:10:00 WIB

 

 
Galih & Co Law Firm Majalah Zigma CBN bolanews.com
 
 
1.100
perhari pertumbuhan jumlah kendaraan di Jakarta berdasarkan catatan Pemprov DKI Jakarta

(Majalah Area)
 
Currency Rate
 
Wed, 22 May 2013 07:11:00 WIB
 SALEBUY
USD9910.009610.00
SGD7806.807706.80
HKD1265.601249.60
AUD9756.659422.65
JPY97.0993.38
EUR12839.0012422.00
Source: BCA
 
Weather
 
Wed, 22 May 2013 07:30:00 WIB
Jakarta24-33°C
Denpasar25-32°C
Surabaya25-33°C
Medan24-35°C
Makassar24-32°C
Bandung21-31°C
Source: bmg.go.id