| |
|
  
Pendukung Gus Dur Lanjutkan Aksi Mogok Makan Politics Wed, 19 May 2004 17:10:00 WIB Semarang - Aksi mogok makan Anak Muda NU Antidiskriminasi (Germani) menuntut dicabutnya SK KPU No 26/2004 yang dinilai hanya menjegal Gus Dur untuk maju sebagai capres masih berlanjut sampai Rabu ini (19/5).
Namun dari sembilan orang yang mogok makan, tiga di antaranya harus gugur atau tidak melanjutkan aksi tersebut. Ketiganya yakni Mahbub Zaki atau Bobi, Naini, dan Suradi. Mereka tidak melanjutkan aksinya dikarenakan kondisi fisik yang tidak memungkinkan.
Menurut keterangan Muhammad Syukron, salah seorang pendukung Gus Dur yang ikut mogok makan, sebelum melakukan aksinya tersebut, diperiksa terlebih dulu kesehatannya oleh dokter. ''Hasil pemeriksaannya baru kami dapatkan hari ini (19/5). Tiga rekan kami dinyatakan tidak bisa melanjutkan aksi karena kondisi kesehatannya,'' kata dia di sela-sela aksi.
Sambil mengisap sebatang rokok, Syukron menambahkan, pihaknya akan tetap bertahan sampai dipenuhinya tuntutan Germani, yakni dicabutkan SK KPU No 26/2004 sehingga Gus Dur bisa maju sebagai capres. ''Kami akan terus bertahan untuk membela Gus Dur. Sebab beliau adalah figur yang konsisten dalam menegakkan demokratisasi,'' tandas dia.
Sementara itu, tiga anggota FKB DPRD Jateng, yakni Dra Hj Zuhar Mahsun, Drs H Ali Mansur HD, dan H Noor Rosyadi SE MM menyempatkan diri untuk menjenguk peserta aksi mogok makan di teras depan kantor KPU Jateng Jl Veteran 1 A Semarang. Ketiganya lantas berbincang dengan salah seorang dari mereka.
Ketua FKB Zuhar Mahsun menyatakan, apa yang dilakukan Germani sebenarnya sama dengan PKB, yakni memperjuangkan Gus Dur agar bisa maju sebagai capres. ''Jadi kebetulan sama, sehingga ada titik temu. Dan sebagai bentuk solidaritas, kami memberikan suport.''
Dia mengakui bukan menjadi wewenang dari KPU Jateng untuk menentukan apa yang menjadi aspirasi Germani. Namun paling tidak lembaga tersebut bisa secara serius meneruskan aspirasi tersebut ke KPU Pusat.
Dia menambahkan, selain memberikan dukungan moril, pihaknya juga sudah menelepon dr Greg Sudargo untuk memeriksa kondisi kesehatan peserta mogok makan. ''Saat ini dokternya sedang dalam perjalanan dari Kudus,'' kata dia. ( Setiawan Hendra Kelana/CN07 ) |  |
  
Other articles
|
|
|
|