• Selamat Menunaikan Ibadah Puasa & Perubahan Jam Layanan Selama Bulan Ramadhan   • Pemberitahuan Pengenaan Biaya Administrasi Bank Ekonomi   • CBN Luncurkan CBN iControl, Layanan Internet Sehat dan Aman
  NEWS | TECH |JOB |TRAVEL |SHOPPING |ENTERTAINMENT |HEALTH |MAN |WOMAN| MAP |  
 
Headline | Hot Topic | Politics | Economy | General | E-Marketing | Sports | Consultation | Regional | Law & Crime |
 
   
Regional  
 




The Globe Journal

Menipis Obat untuk Pasien HIV di Aceh
Regional Thu, 29 Oct 2009 16:59:00 WIB

Banda Aceh-Persediaan obat ARV untuk penderita HIV/AIDS di Rumah Sakit Umum Zaenoel Abidin (RSUZA) Banda Aceh untuk Oktober kian menipis. "Stock obat disini, mulai berkurang, namun untuk bulan Oktober ini tidak mencukupi, ”ungkap coordinator gudang farmasi RSUZA Nanda, Kamis (29/10) di Banda Aceh.

Berdasarkan catatan RSUZA, saat ini yang rutin berobat sebanyak 16 pasien positif HIV/AIDS ditambah 1 orang pasien anak yang juga terinfeksi HIV/AIDS. Sedangkan kebutuhan obat bagi pasien tersebut Nanda menyebutkan, sebulan bisa menghabiskan jenis obat Duviral 790 tablet,Neviral 545 tablet, Hiviral 16 tablet, Efavirenz 187 tablet, Reviral 90 tablet dan Coviro 120. “Jenis yang sering digunakan biasanya Duviral dan stok yang tersedia saat ini hanya tinggal 676 tablet lagi. Sementara pemakaian pada bulan lalu mencapai 790 tablet,”papar Nanda.

Menurut dia, sisa ARV yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan selama Oktober berasal dari kiriman ARV pada September. Sehingga diprediksi pasokan ARV di RSUZA tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan hingga September. "Kami selalu mengkonfirmasi Departemen Kesehatan untuk segera mengirim ARV jika persediaan ARV di RSUZA menipis," sebutnya.

Data di RSUZA bagian Gudang Farmasi menunjukkan, jumlah penderita HIV/AIDS di Aceh yang harus minum ARV sebanyak 17 orang yang terdiri atas 16 penderita dewasa dan satu pederita anak.
Lanjutnya, ARV sangat dibutuhkan oleh penderita AIDS. Sehingga ARV diharapkan dapat menunjang hidup dan menambah daya tahan tubuh mereka yang terserang virus mematikan itu, bukan untuk menyembuhkan" Tandasnya.

Penderita yang mengonsumsi ARV, kata dia, harus meminum ARV tersebut setiap 12 jam sekali dengan tepat waktu dan teratur, tidak boleh terlambat selama beberapa menit, karena virus yang dideritanya akan menyebar luas.[003]

Sumber: The Globe Journal




Other articles

B-Channel Ramaikan Pertelevisian di Jakarta
Thu, 29 Oct 2009 16:02:00 WIB
Pipa Uap PLTP Star Energy Meledak: Ledakan Karena Pelepasan Kelebihan Tekanan
Thu, 29 Oct 2009 16:01:00 WIB
Habiskan Jatah, Dewan Tur ke Bali
Thu, 29 Oct 2009 13:18:00 WIB

 

 
The Globe Journal BJO Galih & Co Law Firm bolanews.com
 
Agenda
 
September 2010
SMTWTFS
1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930
 
 
109
kasus kecelakaan yang melibatkan bus Transjakarta sepanjang 2010
 (Area)
 
Currency Rate
 
Thu, 02 Sep 2010 15:44:00 WIB
 SALEBUY
USD9080.008930.00
SGD6756.056621.05
HKD1168.901147.60
AUD8269.058097.05
JPY108.64105.81
EUR11665.2511445.25
Source: BCA
 
Weather
 
Thu, 02 Sep 2010 07:30:00 WIB
Jakarta24-33°C
Denpasar23-33°C
Surabaya24-35°C
Medan25-32°C
Makassar25-33°C
Bandung19-29°C
Source: bmg.go.id